Seni

┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐ ┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐┌П┐(◣_◢)┌П┐

Selasa, 15 Januari 2013

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI

1.             Pendidikan

Teknologi dalam pendidikan memfasilitasi pertukaran informasi yang cepat oleh para peneliti pada topik tertentu, sehingga kecepatan distribusi informasi sangat meningkat. Jika kita flashback ke masa lalu, pendidikan di masa lalu lebih berpusat pada pengajaran dan pembelajaran, namun kini teknologi telah mempengaruhi perubahan tujuan pendidikan. Sebagai dampak teknologi dalam pendidikan, saat ini pendidikan semakin dianggap sebagai proses menciptakan, melestarikan, mengintegrasikan, transmisi dan menerapkan pengetahuan.

Kini teknologi juga membebaskan institusi pendidikan dari batasan ruang dan waktu, dan memungkinkan pelayanan pendidikan di mana saja, kapan saja. Dampak teknologi dalam pendidikan membuat perpustakaan fisik bisa digantikan oleh perpustakaan digital yang tersedia bagi siapa saja dan dapat diakses kapan saja via internet baik dengan menggunakan komputer, tablet atau smartphone. Selain itu dampak teknologi dalam pendidikan modern memungkinkan siswa di lokasi tertentu untuk mengakses guru di bidang tertentu dan untuk berinteraksi dengan mereka, apakah secara live atau melalui video misal via Youtube.
Dampak tertinggi dari perubahan yang terjadi dalam kaitannya dengan teknologi dan pendidikan adalah dalam cara mengajar semakin dapat terjadi melalui media teknologi, bukan hanya memanfaatkan teknologi sebagai ekstra tambahan di dalam kelas.
Dampak teknologi dalam pendidikan juga membuat meningkatnya akses ke data dalam jumlah besar, ini berarti siswa akan memerlukan bantuan memilih, mengevaluasi dan menganalisis informasi yang mereka dapatkan, dan mereka perlu belajar bagaimana menentukan validitas dan kebenaran informasi itu sendiri. Peran seorang guru adalah untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan untuk menentukan bagaimana menemukan, menganalisis dan menafsirkan informasi.
Peran guru akan berubah seiring dengan kemajuan informasi. Siswa tidak kekurangan informasi, melainkan akan merasa kekurangan waktu untuk mencari, menganalisis, memahami dan menerapkan informasi. Ruang kelas tidak lagi menjadi tempat yang membosankan dan pembelajaran menjadi menyenangkan. Dengan penggunaan komputer dan program perangkat lunak yang menyediakan bahan belajar, teknologi telah mengubah proses pendidikan. Berkat adanya teknologi dalam pendidikan, sekarang belajar mengajar dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan.
  
2.             Pemerintahan
a.              Kegiatan politik dan problematikanya
Kegiatan politik identik dengan kegiatan kenegaraan yang ruwet dan tidak menyenangkan. Padahal, tanpa adanya politik maka sistem negara tidak bisa berjalan. Demokrasi tidak berkumandang. Suara rakyat tidak dapat direalisasikan. Generalisasi pandangan terhadap politik ini diakibatkan ketidaknyamanannya bagi masyarakat yang awam terhadap politik. Bagi
Anggota MPR menggunakan budayanya dan pandangannya sendiri dalam menghadapi masalah. Mayoritas masyarakat menggunakan pandangan awam  untuk berpendapat. Dikarenakan tidak sinkronnya dalam menyampaikan pendapat antara wakil rakyat dengan rakyat menyebabkan pendapat yang diajukan wakil rakyat berbeda dengan yang diinginkan sesungguhnya.
Kacaunya sistem dan masih primitifnya kegiatan politik di era modern ini menjadikan kegiatan pembangunan menjadi terpuruk. Komunikasi yang terkesan satu arah membingungkan masyarakat untuk ikut berkontribusi kepada pemerintah. Padahal dituangkan di konstitusi bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat, namun dalam realisasinya minim. Bila tidak ditindaklanjuti maka rakyat dapat menjadi pasif dan sistem demokrasi tidak berjalan. 
b.             Kegiatan politik dengan dukungan teknologi informasi
Politik memerlukan keterampilan berkomunikasi agar tujuan utama dari hal yang sudah ditetapkan bersama dapat tercapai. Kegiatan komunikasi yang konvensional tidak gampang dan tidak efisien untuk dilakukan, apalagi jika kegiatan politik itu adalah sebuah negara yang mengurus ratusan juta penduduk dan harus disampaikan dengan cermat. Dari sinilah teknologi informasi digunakan untuk membantu menyatukan kegiatan politik.
Menurut pandangan David F. Andersen (1991), teknologi informasi modern mempengaruhi pemerintahan dan dengan juga politik dengan empat cara:
·               Teknologi yang baru akan mengubah rincian tahap-tahap operasi pemerintahan;
·               Teknologi secara halus mengubah hubungan antar pemimpin pilihan masyarakat dengan para pakar teknologi di pemerintahan;
·               Akan terjadi perubahan karakter pemerintahan sebagai sumber informasi bagi masyarakat;
·               Perkembangan teknologi akan mengubah tanggung jawab pemerintah sebagai pemilik informasi publik;
Dari pandangan tersebut maka masyarakat akan meminta kejelasan informasi, transparansi, kebebasan berpendapat, dan pengajuan saran. Hal ini merupakan pilar demokrasi yang utama.  Permintaan masyarakat ini perlu difasilitasi dengan jejaring sosial yang luas antara masyarakat ke masyarakat dan masyarakat ke pejabat tinggi.
Teknologi informasi memberikan fasilitas jaringan sosial yang luas bagi kegiatan komunikasi antar pejabat negara dan masyarakat. Sebagai contoh realisasi kini sudah banyak negara-negara maju yang memulai penerapan kegiatan politik yang menggunakan teknologi informasi secara penuh untuk menghubungi antar departemen dan pemerintahan. Kegiatan ini disebut sebagai e-government. Bahkan seperti di negara Amerika presidennya berpidato seminggu sekali dan menjawab pertanyaan khusus dari dan kepada rakyatnya menggunakan aplikasi yang ada di internet.
Adapun fasilitas teknologi informasi yang digunakan dalam kegiatan politik di negara maju adalah sebagai berikut:
·               E-mail
E-mail adalah surat elektronik yang dikirimkan menggunakan jaringan antar komputer. Untuk negara yang sudah siap dengan e-government kegiatan surat-menyurat sudah di efesiensikan semaksimal mungkin menggunakan media elektronik. Berita yang disampaikan kepada sebuah instansi dan pejabat tertentu akan lebih mudah dan cepat dengan keamanan informasi yang tinggi. Selain itu penggunaan bertumpuk-tumpuk kertas dapat dikurangi dan mengurangi pengeluaran belanja.
·               Portal Pemerintahan
Portal adalah sebuah website khusus yang menyediakan tempat bagi divisi-divisi pemerintahan agar dapat diakses. Portal ini menyediakan tempat khusus bagi warga yang ingin mengetahui perkembangan dari kegiatan pemerintah. Portal ini juga memberikan tempat agar warga dapat berinteraksi dengan pejabat dan pelayanan masyarakat secara langsung.
·               Blogging
Blogging adalah kegiatan menulis informasi, baik berita maupun artikel, dan diletakkan di halaman yang dapat diakses. Bagi negara yang sudah menerapkan e-government maka kegiatan blogging adalah sebuah hal yang wajib dilaksanakan agar masyarakat dapat mengetahui kegiatan apa yang sedang dilakukan pemerintah. Dengan adanya blogging mendekatkan hubungan pemerintah ke masyarakat. Masyarakat dapat mengomentari apa yang pemerintah tulis. Dengan demikian demokrasi dapat terjalin dengan nyata dan pemerintah dapat segera mengevaluasi diri. 
·               Video Streaming
Video streaming adalah fasilitas penaruhan video untuk dapat diakses. Kegiatan video streaming dapat dilaksanakan secara off-air, yaitu di rekam terlebih dahlu kemudian di unggah, atau secara on-air, yaitu saat itu juga objek yang di stream diakses.
Di beberapa negara maju pemimpin negara secara langsung memberikan pidato dan tanya jawab kepada masyarakat menggunakan video streaming melewati internet.
c.             Keuntungan menggunakan teknologi informasi dalam politik
Kegiatan politik yang menggunakan teknologi informasi memiliki keuntungan yang sangat besar bagi pemerintahan.
·                Demokratisasi
Salah satu tujuan utama dalam penggunaan politik dibantu dengan teknologi informasi adalahreview kenapa mereka memilih perwakilan mereka tersebut dan dapat menentukan pilihan untuk wakil mereka di masa depan.
·                Dampak ramah lingkungan
Dengan menggunakan teknologi informasi berarti informasi yang disampaikan kebanyakan menggunakan media digital. Surat menyurat yang mungkin pada awalnya dapat bertumpuk-tumpuk kini cukup dengan menggunakan e-mail sudah dapat dilaksanakan. Dengan demikian penggunaan kertas dapat dikurangi yang berarti penebangan pohon dapat berkurang.
·                Cepat, efisien, nyaman
Kegiatan komunikasi untuk keperluan politik dengan menggunakan teknologi informasi menyebabkan sampainya berita lebih cepat, dilakukan secara efisien, dan nyaman. Misalnya jika ada masyarakat yang ingin mengajukan pendapatnya ke wakil rakyat maka cukup dengan menggunakan e-mail surat dapat sampai dengan segera.
d.            Dampak negatif politik yang menggunakan teknologi informasi
Walaupun penggunaan teknologi informasi dalam politik memberikan benefit yang sangat banyak, namun tetap ada  kekurangannya.
·                Biaya
Walaupun politik yang menggunakan informasi dan teknologi dapat melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada konvensional, namun sebelumnya untuk membuat infrastruktur dan teknisinya akan memiliki biaya yang sangat mahal.
·                Jangkauan akses
Harus diakui tidak semua orang melek terhadap teknologi. Bagi warga yang berada jauh di pedalaman akan susah untuk mengakses website, blog, atau video streaming tentang politik di Indonesia.
·                Transparansi
Pada beberapa negara maju, banyak yang meragukan berita-berita negara yang diterbitkan oleh negara sendiri. Alasannya karena yang menulis berita itu adalah negara dan penerbitnya adalah negara. Kecurigaan akan modifikasi berita dapat terjadi
·                Privasi
Sebuah badan politik seperti negara memerlukan tanggapan dari warganya. Jika negara terus meminta informasi maka privasi dari seseorang semakin sulit untuk dijaga. Ini akhirnya menjadi dilema, di sisi yang satu data dari masyarakat dihimpun untuk mengembangkan kegiatan negara namun di sisi yang lain negara pun harus menjunjung tinggi hak privasi warganya.
e.             Solusi
Dalam membuat kegiatan politik menggunakan teknologi informasi menjadi nyaman maka dampak negatif yang ada harus sebisa mungkin diminimalisir. Adapun solusi yang dapat dirujuk dan dikembangkan adalah sebagai berikut:
·                Masyarakat diajarkan fungsi dan manfaat teknologi informasi. Perkembangannya yang semakin pesat akan harus selalu dikejar masyarakat agar dalam kegiatan politik dan teknologi informasi masyarakat dapat mengikuti. Tanpa adanya pemahaman akan teknologi informasi maka kegiatan e-government sendiri tidak akan berjalan.
·                Kegiatan-kegiatan negara sedini mungkin menunjukkan transparansi kepada masyarakat. Masyarakat yang dapat melihat kegiatan negara maka dapat menjadi semakin kritis dan memberikan solusi tepat guna. Kegiatan yang ditutup-tutupi oleh negara hanya akan memberikan rasa tidak percaya dari masyarakat.
·                Masyarakat diberikan pemahaman menyeluruh tentang etika dalam teknologi informasi agar dapat membentengi diri dalam penyalahgunaan privasi, baik itu dari orang lain maupun negara. Dengan demikian data-data yang tersalurkan adalah data yang memang dibutuhkan untuk pengembangan negara dan bukan data pribadi yang tidak berhak untuk disebarkan.

3.             Tenaga Kerja
Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara lain :
a.              Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan
b.             Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.

Anda sedang membaca artikel tentang DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI dan anda bisa menemukan artikel DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI ini dengan url http://rob-entertainment.blogspot.com/2013/01/dampak-teknologi-informasi.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI sumbernya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar